Ford telah menciptakan mobil listrik dengan kecepatan tertinggi mencapai 355 km/jam. Mobil dengan tenaga hingga 2.200 tenaga kuda ini sayangnya tidak bisa dikendarai di jalan raya.
Baru-baru ini, Ford seolah ingin memecahkan rekor dengan berkeliling di sirkuit balap dunia dan fokus memecahkan rekor. Bulan ini saja, Ford berhasil mempersingkat waktu putaran Nürburgring Nordschleife menjadi 6 menit 40 detik dengan Mustang GTD, sekaligus memecahkan rekor yang dipegang Corvette ZR1X. Pada tahun 2024, Ford sudah memajukan rekor Dodge Viper ACR hingga 4,3 detik dan menjadi satu-satunya mobil Amerika yang memiliki catatan waktu di kisaran 6 menit. Tahun ini, mereka memangkas rekor mereka sendiri lebih dari 5 detik, mencatatkan waktu 6 menit 52,070 detik.
Tidak mau kalah, Chevrolet bersama Corvette berhasil memecahkan rekor mereka. Namun, Ford bahkan memajukan rekor Corvette hingga 8 detik, mencapai waktu luar biasa 6 menit 40 detik. Tapi, apakah itu masih kurang? Kali ini, mereka mengalihkan perhatian ke panggung yang sama sekali baru.
Tempat yang mereka perhatikan tidak lain adalah ajang balap favorit orang Amerika, yaitu drag race. Untuk mencapai rekor yang tak tertandingi di panggung ini, Ford mengembangkan mobil balap yang benar-benar baru. Mobil yang diberi nama Mustang Cobra Jet 2200 ini, seperti yang terlihat dari namanya, adalah monster dengan tenaga mencapai 2.200 tenaga kuda.
Dasarnya adalah Cobra Jet 1800 yang sebelumnya dikembangkan. Mobil drag race sebelumnya juga memiliki tenaga 1.800 tenaga kuda seperti yang bisa ditebak dari namanya, tetapi mobil balap baru ini memiliki peningkatan tenaga hingga 400 tenaga kuda. Bagaimana hal ini bisa terjadi? Pertama-tama, peningkatan tenaga yang dramatis ini dimungkinkan karena mobil ini adalah EV. Namun, jika dilihat lebih dalam, ini bukan sekadar peningkatan motor dan baterai.
Ford mengurangi jumlah inverter dan motor dari empat menjadi dua. Berkat hal ini, mereka berhasil mengurangi bobot hingga batas tertentu. Tapi masalah sebenarnya ada di hal lain. Meskipun trek dilapisi dengan tar yang lengket, menyalurkan tenaga 2.200 tenaga kuda dan torsi luar biasa sebesar 1.340 ft.lbs (sekitar 1.816 Nm) ke permukaan jalan adalah masalah yang berbeda. Untuk mengatasinya, Ford menerapkan transmisi 5-percepatan tanpa kopling yang lebih efisien. Dengan kopling ini, situasi selip roda dapat dikendalikan secara halus sehingga torsi yang dihasilkan dapat tersalurkan sepenuhnya ke permukaan jalan.
Oleh karena itu, jika melihat ke dalam mobil ini, strukturnya mirip dengan mobil sport bermesin pembakaran internal. Ini karena transmisi yang tidak biasa ditemukan pada mobil listrik menghubungkan poros penggerak dan as roda belakang. Seperti yang disebutkan sebelumnya, jumlah motor listrik dan inverter dikurangi untuk mengurangi bobot, dan bobot yang akhirnya berhasil dikurangi adalah sekitar 400 kg. Sungguh menakjubkan bagaimana mereka bisa mengurangi 400 kg dari mobil balap yang sudah cukup ringan sebelumnya.
Namun, yang mengejutkan, bagian yang ditingkatkan Ford dengan serius adalah peralatan keselamatan. Karena menghasilkan tenaga yang sangat besar, stabilitas baterai menjadi sangat penting. Oleh karena itu, Ford memperkenalkan perangkat yang disebut pyro fuse yang dapat diputus secara eksternal. Perangkat ini dapat memutus sistem tegangan tinggi secara langsung dengan ledakan fisik dari luar jika diperlukan, dan kecepatan operasinya sangat cepat, itulah keunggulan yang dijelaskan Ford.
Terakhir, stabilitas baterai yang harus melepaskan energi eksplosif dalam waktu singkat, motor listrik yang menerima arus sekuat itu, dan teknologi peredam yang mengontrol putaran motor yang sangat tinggi secara presisi. Mobil ini benar-benar dibuat dengan mengerahkan seluruh teknologi mobil listrik yang dimiliki Ford.
Hasilnya terlihat jelas dalam drag race 400 meter. Mustang Cobra Jet 2200 yang mereka buat berhasil menempuh seperempat mil hanya dalam 6,76 detik dengan kecepatan tertinggi 222 mph, atau setara dengan 355 km/jam. Dengan ini, Ford sekali lagi mencatatkan namanya sebagai mobil drag race listrik tercepat dan terkuat di dunia.
Tentu saja, saat ini tidak diketahui bagaimana teknologi ini akan memengaruhi mobil listrik Ford yang akan dijual di masa depan. Bahkan, sebelum itu, tidak diketahui apakah Ford akan terus membuat mobil listrik. Namun, satu hal yang jelas adalah jika Ford terus membuat mobil listrik, teknologi mobil listrik yang mereka miliki tidak bisa dianggap remeh. Mereka telah membuktikan kemampuan mereka untuk mengendalikan seluruh sistem PE secara sempurna di lingkungan yang ekstrem.












