Perangkat elektronik transparan yang dapat meregang, melengkung, bahkan meniru kulit manusia, perlahan-lahan menuju aplikasi praktis. Menurut laporan media asing, tim peneliti dari Universitas Turku di Finlandia telah mengembangkan metode baru untuk memproduksi material elektronik fleksibel yang terinspirasi dari struktur alami seperti daun. Penelitian ini diharapkan dapat mengubah cara pembuatan perangkat di masa depan, mulai dari ponsel pintar hingga prostetik medis.
Tim yang dipimpin oleh Asisten Profesor Vipul Sharma dari Departemen Teknik Material ini berfokus pada pengembangan material elektronik yang fleksibel dan berkelanjutan. Alih-alih mengandalkan material kaku tradisional, para peneliti mempelajari bagaimana alam membangun struktur yang ringan namun kuat, dan mereplikasi pola serupa dalam material rekayasa.

Vipul Sharma mengatakan: “Tujuan kami adalah mencapai efisiensi tinggi hanya dengan menggunakan material ramah lingkungan. Material elektronik fleksibel yang kami kembangkan memiliki sifat dapat meregang, bernapas, konduktif, dan transparan. Karena alasan inilah material tersebut unggul dibandingkan material serupa lainnya.”
Untuk menguji material ini, para peneliti mengembangkan kulit elektronik dan memasangnya pada tangan robot. Sistem berfungsi dengan normal, sensor tekanan terintegrasi mampu merespons sentuhan dan memberikan umpan balik taktil pada robot.

