23 Oktober 2026
Jakarta Pusat, Jalan Thamrin, Indonesia
Berita Internasional

Universitas Massachusetts Amherst di AS Kembangkan AI Asinkron yang Dapat Kurangi Konsumsi Energi Komputasi Secara Signifikan dan Dukung Pembelajaran Berkelanjutan

Seiring dengan terus berkembangnya skala dan peningkatan kinerja sistem kecerdasan buatan (AI), konsumsi energinya juga meningkat secara drastis.

Menurut laporan media asing, Profesor Hava Siegelmann dari Manning College of Information and Computer Sciences di University of Massachusetts Amherst, Amerika Serikat, bersama timnya, telah mengembangkan jenis AI baru yang mekanisme operasinya lebih mendekati mode kerja inti otak manusia. Penelitian ini berfokus pada dua tujuan komplementer utama: pertama, memungkinkan AI untuk belajar secara berkelanjutan secara real-time, tidak hanya pada tahap pelatihan tetap; kedua, secara signifikan mengurangi konsumsi energi komputasi cerdas.

Penelitian yang baru-baru ini diterbitkan di jurnal Nature Communications ini menunjukkan bahwa dengan pengurangan konsumsi energi yang signifikan, AI tetap dapat mencapai kemampuan tingkat tinggi.

Hava Siegelmann menyatakan: “AI saat ini, meskipun memiliki kinerja yang kuat, sangat boros energi. Penelitian kami membuktikan bahwa sangat mungkin untuk menciptakan AI berkinerja tinggi dengan efisiensi operasional yang jauh lebih baik.”

Universitas Massachusetts Amherst Kembangkan AI Asinkron yang Dapat Mengurangi Konsumsi Energi Komputasi Secara Signifikan dan Mendukung Pembelajaran Berkelanjutan

Perbedaan konsumsi energi antara otak manusia dan AI yang ada saat ini sangat mencolok. Data dari National Institutes of Health AS menunjukkan bahwa otak manusia memiliki sekitar 86 miliar neuron yang bekerja secara paralel, dengan total konsumsi daya hanya sekitar 20 watt, setara dengan konsumsi daya bola lampu LED kecil. Sebaliknya, model AI terkemuka saat ini dapat mengonsumsi daya hingga puluhan juta watt selama proses pelatihan dan harus bergantung pada pusat data besar untuk beroperasi.

Alasan utama efisiensi energi otak manusia yang luar biasa terletak pada operasi asinkronnya. Saat menjalankan tugas tertentu atau memperbarui informasi, hanya sebagian kecil neuron yang diaktifkan, memungkinkan otak menyelesaikan perilaku kompleks dengan konsumsi energi yang sangat rendah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *